Menggerakan perangkat organisasi sampai tingkat PRNU dan Anak Ranting NU

Keterangan Gambar : Foto bersama KH Yaqut Cholil Qoumas selaku Ketua Satuan Tugas Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (Satgas GKMNU PBNU)
Solo, nubrebes.or.id - Ada tiga yang sedang dibangun oleh PBNU dalam rangka NU sebagai Jam’iyah dapat
dibutuhkan oleh jamaahnya. Tiga hal tersebut yaitu, pertama; Membangkitkan
Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama.
Hal ini dilaksanakan dalam rangka semua keluarga NU agar dapat menikmati
kehadiran NU sebagai Jam’iyah lewat berbagai program yang dapat digerakan dan
dinikmati sampai tingkat Anak Ranting. Tugas ini memang harus diemban oleh
setiap Pengurus di semua tingkatan.
Kedua; Akreditasi fan Ferifikasi kepengurusan
baik PCNU, MWC dan PRNU. Ini untuk memastikan validitas kepengurusan NU disemua
tingkatan dengan tujuan perangkat kepengurusan ada secara riil dan memastikan
berjalannya perangkat organisasi dengan baik untuk menggerakan program-program
yang telah dicanangkan untuk kemaslahatan warga.
Ketiga; Pengkaderan secara merata dan masif dengan tujuan semua kepengurusan di semua tingkatan punya pemahaman yang merata tentang bagaimana mengelola jam’iyah Nahdlatul Ulama, demikian disampaikan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Staquf dalam mengawali acara Sosialisi Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKMNU) di Hotel Swiss-Bel jl. A Yani Solo hari Sabtu 10/6/2023.
Baca Lainnya :
- Sujud Sebagai Wujud Rasa Syukur dan Upaya Meraih Kemudahan Yang Dikehendaki0
- Calon Jamaah Haji Kabupaten Brebes diberangkatkan ke tanah suci dengan terbagi 4 Kloter0
- Tips Sehat Beribadah Bagi Jamaah Haji Lansia0
- Bermunajat dengan Mengetuk Pintu Langit 0
- PCNU Brebes terima rombongan 32 Biksu pejalan kaki ritual Tudhong dari Thailand0
Lebih lanjut beliau memaparkan latar
belakang ketiga hal tersebut perlu dilaksanakan dengan melibatkan semua
perangkat organisasi Nahdlatul Ulama yaitu antara lain pertama; Munculnya
kenyataan bahwa Jam’iyah Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang perlu terlibat
langsung mencari solusi permasalahan yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Kedua; Jam’iyah Nahdlatul Ulama dianggap
paling nyaman dalam berkehidupan beragama dimasyarakat. Kenyamanan ini karena
Nahdlatul Ulama punya platform dalam berdakwah yaitu washatiyah yang bikin tertatik
warganya nya dalam menjalankan ajaran agamanya. Hal ini terbukti berdasarkan survey
Kompas tahun 2022 yang menyatakan bahwa 60,05 % warga Indonesia berjamiyah
Nahdlatul Ulama.
Ketiga; Aspirasi dan tradisi Kyai-Kyai Nahdlatul Ulama mempunyai dua tradisi yang selama ini dijunjung tinggi yaitu Hidmatul Ilmi menjunjung tinggi Ilmu dan Riayatul Ummah yaitu membimbing dan mengayomi ummat. Setiap permasalahan yang ada dalam masyarakat maka selama ini Poro Kyai selalu tampil memberikan solusi yang cukup menyejukan dan menenteramkan masyarakat. Tradisi Riayatul Umat ini harus selalu dijunjung tinggi oleh semua Pengurus Nahdlatul Ulama di semua tingkatan. Pekerjaan ini memang sulit dan merepotkan tetapi harus dilaksanakan agar keberkahan akan didapatkan, tambah Beliau KH. Yahya Staquf mengahiri pengarahannya.
KH. Yaqut Cholil Qoumas selaku Ketua Satuan Tugas
Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (Satgas GKMNU PBNU) menyampaikaan
bahwa tugas Satgas diberikan oleh PBNU untuk masa khidmat dua tahun mempunyai
tugas tiga hal yaitu pertama; memberikan membackup pelaksanaan Instruksi
Pengurus Nahdlatul Ulama dalam rangka pelaksanaan program bisa berjalan sesuai
yang telah direncanakan, kedua; menggerakan perangkat organisasi di semua
tingkatan agar menjalankaan fungsi pembimbingan umat (Riayatul Ummat) bisa
berjalan dengan baik, ketiga; membantu Pengurus Nahdlatul Ulama dalam
koordinasi dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan program.
Dalam kesempatan pemaparan penutup acara Sosialusasi Gerakan Keluarga
Maslahah Nahdlatul Ulama Mba Alisa Wahid sebagai wakil Satgas GMKNU meyampaikan
kegiatan ini akan ditindak lanjuti dengan pembentukan Satgas dari tingkat Pengurus
Wilayah, Cabang dan Majelis Wakil Cabang dengan melibatkan Pengurus Nahdlatul
Ulama, Tokoh masyatakat dan Badan Otonom semua tingkatan. Direncanakan minggu
ke 3 bulan Juni Satgas tingkat Wilayah, minggu ke 4 Juni tingkat Cabang bisa
terbentuk Satgas GMKNU tersebut.
Lebih lanjut mba Alisa, menyampaikan acara ini Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, Badan Otonom Wilayah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Pengurus Cabang GP Ansor se Jawa Tengah.
Hadir dalam acara sosilisasi Gerakaan
Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama tersebut H. Zainudin Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama
Kabupaten Brebes dan Mas Munsif, M.Pd Pengurus
Cabang GP Ansor Brebes..
Pengirim : H Zainudin (Sekretaris PCNU Brebes)
Editor : Adin
